Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan

10 Kota Hilang Paling Terkenal Didunia

Sabtu, 27 November 2010 Kategori: , ,
Sebuah kota akan menjadi kota hilang saat ditinggalkan oleh penduduknya dan dibiarkan begitu saja, sehingga meninggalkan banyak peradaban yang kemudian hilang begitu saja. Hal ini bisa terjadi karena perang, bencana alam, dan masih banyak lagi sebab-sebab lain. Namun seiring dengan perkembangan zaman, legenda kota hilang itu mulai muncul kembali ke permukaan. Banyak para ahli yang kemudian menemukan reruntuhan-reruntuhan bekas kota. sehingga kemudian mula banyak muncul legenda kota yang hilang.

Terlepas dari mitos kenyataan, disini saya akan memamparkan 10 kota hilang yang paling terkenal, memang sih di dunia ini sebenarnya ada banyak kota hilang, tapi menurut saya 10 daftar kota hilang yang saya paparkan ini adalah yang paling terkenal dan banyak menyedot perhatian publik.

Berikut adalah daftar 10 kota hilang paling terkenal :


10. Atlantis

Atlantis digambarkan oleh Plato sebagai peradaban maju dan kekuatan laut yang tangguh, Atlantis dikatakan telah menaklukkan sebagian besar wilayah Eropa sebelum tenggelam ke laut. Menurut mitos tradisional, kota ini tenggelam karena murka para dewa atas kelakuan para penghuni kota ini, tapi menurut penelitian Ilmiah, kota ini mungkin tenggelam karena gejala geologis.



9. The City of Caesars

Juga dikenal sebagai Kota Berkelana dan Kota Patagonia, The City of Caesars adalah kota mitos yang diyakini terletak di ujung selatan Amerika Selatan. Kota ini belum pernah ditemukan, dan pada saat ini dianggap legenda.



8. Troy

Troy adalah kota legendaris yang terletak di Turki modern. Troy sudah lama dianggap oleh banyak orang sebagai mitos biasa, sampai akhirnya digali pada 1870-an. Dan kemudian Ditemukan banyak reruntuhan reruntuhan bangunan yang dianggap sebagai arsitektur modern di jamanya.



7. The Lost city of Z

The lost city of Z adalah peradaban hilang yang terletak jauh di pedalaman hutan Brazil (hutan Amazon). Kota hilang ini dikatakan sebagai peradaban maju dengan jaringan canggih dari jembatan, jalan, dan kuil-kuil. Hal ini dibuktikan dengan ditemukan banyak peninggalan alat-alat canggih di pedalaman hutan amazon.



6. Petra

Petra dianggap sebagai kota paling indah dari semua kota pada daftar ini, Petra terletak di Jordon. Ciri yang paling menonjol adalah arsitektur indah batu, yang diukir dari batuan pegunungan di sekitarnya yang mulai dieksplorasi sejak abad 18, hingga kini, keindahan arsitektur bangunan batu petra masih tetap bisa kalian nikmati jika kalian berlibur ke Jordania.



5. El Dorado

Inilah kota hilang yang paling dicari, karena kota ini dikenal sebagai kota emas. Diperkirakan banyak sekali emas yang ada di kota ini. El Dorado adalah sebuah kerajaan mistis konon ditemukan di hutan Amerika Selatan. Kota ini dikatakan dipimpin oleh seorang raja yang kuat dan dengan kekayaan emas yang tak terhingga.



4. Memphis

Didirikan pada tahun 3100 SM, Memphis adalah ibu kota Mesir kuno, dan menjadi pusat administrasi peradaban yang selama ratusan tahun sebelum akhirnya ditinggalkan oleh penduduknya seiring dengan munculnya Thebes dan Alexandria. Di bekas wilayah kota ini, banyak ditemukan reruntuhan bangunan-bangunan mesir kuno.



3. Angkor

Daerah Angkor di Kamboja dan sekitarnya dikenal sebagai salah satu pusat industri di asia bahkan dunia, dan salah satu peninggalan paling terkenal adalah kuil Angkor Wat yang umumnya dianggap sebagai monumen keagamaan.



2. Pompeii

Kota Romawi Pompeii hancur dalam AD 79 setelah Gunung Vesuvius meletus di dekatnya dan mengubur seluruh komunitas di bawah 60 kaki abu dan batu. Kota ini diperkirakan memiliki sekitar 20.000 penduduk pada saat itu, dan itu dianggap sebagai salah satu tempat liburan utama untuk kelas atas masyarakat Roma.



1. Machu Pichu

Kota ini terletak di dekat Lembah Urubamba di Peru, kota ini pernah ditemukan dan dijarah oleh conquistador, Machu pichu menyimpan banyak peninggalan reruntuhan kuno yang sering disebut sebagai kuil machu pichu. Arsitektur bangunan yang sangat indah pada kuil machu pichu membuktikan betapa tingginya peradaban machu pichu saat masa jayanya.



sumber:kaskus.us
SELENGKAPNYA

MISTERI MENANGIS AIR MATA DARAH

Kategori:
Air yang keluar dari mata umumnya bening, tidak berwarna. Tidak seperti kebanyakan orang, air mata Calvino, Twinkle, dan Rashida bukan air melainkan darah.

Betapa terkejutnya remaja lelaki berusia lima belas tahun yang berasal dari Tennessee Amerika Serikat ini. Ketika di suatu sore setelah mandi, saat menatap wajahnya di depan kaca, matanya tiba-tiba berlereran air mata. Bukan sembarang air mata namun air mata darah! Warna merah darah begitu jelas membasahi pipinya. Nampak begitu mengerikan. Pipinya pun menjadi merah menyala.

Seketika dia panik dan berteriak memanggil ibunya. Remaja bernama Calvino Inman tersebut sangat ketakutan dan kekuatiran dirinya akan meninggal begitu menghantuinya. 

Sang ibu, Tammy Mynatt, tidak kalah panik. Dengan serta merta, ia bergegas membawa anaknya ke rumah sakit. Namun, begitu sampai di ruangan emergencyair mata darah Calvino berhenti secara tiba-tiba, ujug-ujug berhenti mengalir. Sama misterius dengan kemunculannya.

Karena pihak keluarga tidak bisa menerangkan kepada dokter apa yang sebenarnya terjadi, dokter menyuruh pulang. Ibu dan anak kembali ke rumah dengan perasaan takut dan heran luar biasa. Yang menyakitkan, ketidakmampuan sang ibu untuk menjelaskan kejadian tersebut membuat dia dituduh telah mengada-ada. Hanya untuk mencari perhatian.

Rasa kecewa atas perlakuan dari pihak rumah sakit ditelannya, walau rasa penasaran luar biasa makin membuncah. Hal ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Calvino tumbuh seperti remaja lainnya. Normal dan tidak ada yang aneh selama ini. Air mata darah tiba-tiba saja muncul tanpa angin, tanpa hujan.

Anehnya, beberapa hari kemudian, saat keluarga tersebut sedang camping, mata Calvino tiba-tiba kembali mengeluarkan darah. Kejadian ini karuan makin membuat sang ibu tambah panik. Ia pun langsung membawanya ke rumah sakit kembali.



Fenomena aneh ini tidak mampu diungkap oleh dokter. Apa yang dialami oleh Calvino tidak bisa diterangkan secara medis. Calvino diperiksa menggunaka MRI, CT scan, dan ultrasound. Namun hasil tes tidak menununjukkan gejala-gejala ketidaknormalan. Inilah yang membuat para dokter semakin penasaran. "Kami tidak tahu bagaimana menghentikan air mata darah ini," ujar sang ibu mengingat perkataan dokter.

Dr. Barret G. Haik, Direktur Universitas Hamilton Eye Institute di Tennessee, menjelaskan bahwa fenomena air mata darah dalam istilah kedokteran disebut dengan haemolacria. Penyakit ini biasa diidap oleh seseorang yang mengalami trauma yang sangat ekstrim ataupun seseorang yang mengalami luka serius di bagian kepala. Walau demikian, apa yang terjadi pada Calvino masih sebuah misteri. Sebuah kasus yang sangat langka sekaligus menarik. Februari 1992 hingga Januari 2003, Dr. Haik dan timnya melakukan studi mengenai kasus air mata darah. Mereka menemukan hanya empat kasus selama rentang waktu studi.

Yang kemudian membuat Calvino stress adalah ejekan dari teman-teman sekolahnya. Dalam keadaan stress, muka Calvino akan memerah dan dari matanya akan mengalir anak sungai berwarna merah segar, air mata darah. Darah dari mata Calvino memang datang secara tiba-tiba. Munculnya kadang sampai tiga kali dalam sehari dan akan terus mengalir selama 20 menit sampai satu jam. Teman-temannya mengejek Calvino sedang kesurupan atau dikuasai kekuatan gelap.

Menurut Calvino, seringkali matanya tiba-tiba terasa gatal. Ketika sedang mengusap-usap mata, kemudian dia merasakan matanya menjadi basah dan air mata darah mengalir deras. Bahkan konon menurutnya, jika air mata darah ini mengalir, dia merasakan panas. Jika sudah demikian, dia akan merasa ketakutan sekali dan sering mengeluh kepada ibunya. "Mum, am I going to die?". Tentu saja hal ini sangat menyedihkan ibunya.
Dear KoKiers,

Beberapa tahun sebelum kasus Calvino mencuat dan menjadi perhatian dalam dunia kedokteran, di sudut dunia lain, di India, ada kasus serupa terjadi. Seorang remaja putri bernama Rashida Khatoon, gadis yang berasal dari bagian utara India ini juga mengeluarkan air mata darah.

Jika Calvino terkadang merasakan sensasi panas jika sedang mengeluarkan air mata darah, hal ini tidak terjadi pada Rashida. Menurut gadis ini, dia tidak merasakan apapun. Hanya, setiap kali darah keluar dari matanya, dia merasa shock dan ketakutan.

Selain Rashida dan Calvino, ada juga seorang gadis cilik berusia sekitar 13-14 tahun. Dia bernama Twinkle Dwivendi yang ternyata juga mengalami hal serupa. Bahkan, bisa dikata jauh lebih mengerikan daripada Calvino mapun Rashida yang hanya mengeluarkan darah dari matanya. Twinkle mengeluarkan darah selain dari sepasang matanya juga dari kepala, tangan, kaki, dan beberapa pori-pori disekujur tubuhnya, sehingga nampak mengerikan. Tubuhnya pun seperti mandi darah.


Twinkle mengeluarkan darah beberapa kali dalam sehari, bahkan kadang-kadang sampai lima puluh kali dalam sehari. Darah akan menetes dari segenap pori-pori tubuhnya sehingga membuat Twinkle nampak sepperti habis mandi darah segar.

Pendarahan ini bermula pada bulan Juli 2007. Ketika itu, gadis ini tiba-tiba mengeluarkan darah melalui mulutnya. Semenjak itu, kejadian aneh ini terus terjadi dan sampai saat ini Twinkle pun menerima donor darah beberapa kali sebagai ganti darah yang hilang. Tidak heran jika dalam kesehariannya, wajah Twinkle selalu pucat dan tubuhnya nampak lemah karena kehilangan darah sangat banyak.

Seperti dikutip dari Daily Telegraph, Twinkle sering mengalami pendarahan yang sangat hebat sehingga menimbulkan ketakutan yang luar biasa. Saat bangun tidur, tidak jarang dia sudah dalam keadaan mandi darah segar.
Berbagai media mulai ramai memberitakan fenomena ini. Bahkan, fenomena Twinkle disiarkan oleh National Geographic Channel pada bulan September lalu.

Medis vs Klenik
Sampai berita ini diturunkan, para dokter belum berhasil mendiagnosa secara medis kejadian air mata darah. Fenomena ini tentu saja menimbulkan berbagai macam reaksi masyarakat. Ada yang percaya bahwa kejadian ini berhubungan dengan agama (baca: kutukan yang berpangkal dari kepercayaan). Ada pula yang percaya bahwa kejadian air mata darah hanya merupakan kelainan medis belaka.


Berbagai teori berkembang di masyarakat. Di Amerika, kelainan pada Calvino lebih dilihat dari segi medis. Reaksi secara agama tidak begitu gencar di sana.

Tidak demikian yang terjadi di India dimana masyarakatnya masih percaya klenik dan tahayul. Para orang suci lokal di mana Rashida tinggal serta merta mengumumkan keajaiban yang menimpa Rashida. Mereka melihat fenomena ini sebagai pertanda suci. Tidak heran, banyak masyarakat berbondong-bondong menyaksikan butiran-butiran darah yang keluar dari sepasang mata Rashida. Mereka menganggap peristiwa ini sebagai keajaiban serta membawa berkah luar biasa dan harus disakralkan. Mereka pun memberikan sesajen serta hadiah-hadiah kepada keluarga tersebut. Banyak pula yang memuja Rashida.


Tentu saja keajaiban yang menimpa kedua remaja beda benua tersebut bisa dijelaskan secara ilmiah. Keluarnya air mata darah kemungkinan terjadi akibat adanya trauma serius di kepala. Ini bisa dipicu dengan adanya tumor otak atau terjadi malfungsi saluran air mata (malfunction tear duct). Walau demikian, belum ada penjelasan rinci secara medik mengenai hal ini.
Mungkinkah Rashida dan Calvino menderita haemolacria? Masih sedikit sekali penjelasan mengenai hal ini selain fakta bahwa air mata yang dikeluarkan oleh penderita mengandung partikel darah yang pekat. Jika benar, tidak aneh jika air mata akan berwarna oranye atau kemerah-merahan karena air mata bercampur darah atau mengandung darah. Bisa juga terjadi, seluruh kelenjar air mata mengandung darah pekat sehingga air mata berwarna sangat merah layaknya warna darah segar.

Tangan, kepala, dan kaki Twinkle mengeluarkan darah walau secara kasat mata tidak ditemukan luka sedikitpun! Sungguh aneh bin ajaib. Apa yang menimpa Twinkle dipercaya oleh sebagian masyarakat setempat sebagai stigmata. Yaitu perantara atau korban yang menderita atas dosa orang lain sehingga melalui penderitaan yang dialaminya, dosa-dosa orang tersebut bisa diampunkan. Penduduk setempat ada juga yang percaya bahwa Twinke terkena kutukan keji. Menghadapi situasi seperti ini, keluarga Twinkle sudah berupaya keras untuk menyembuhkan gadis ini
Apa yang diyakini oleh masyarkat setempat tidak membuat keluarga Twinkle percaya begitu saja. Keluarga Twinkle yang berpandangan modern tidak memercayai hal-hal mistis. Mereka lebih memercayai penjelasan secara medis. Berbagai upaya dilakukan oleh orang tua Twinkle. Mereka pergi dari satu dokter ke dokter lainnya. Tidak saja upaya medis, mereka juga melakukan berbagai upaya yang bersifat spiritual. Berbagai cara sudah ditempuh namun belum berhasil secara memuaskan. Hal ini membuat orang tuanya sangat putus asa.

Begitu putus asa, ayahnya bahkan telah pergi ke kuil-kuil, gereja bahkan masjid untuk menemui orang-orang yang dianggap suci baik untuk mengobati maupun mendoakan secara tradisional. Namun upaya inipun tidak membawa hasil. Dokter di India menyimpulkan kondisi seperti ini merupakan kondisi ekstrim kelainan darah yang tidak bisa diobati.

Walau mengeluarkan darah secara terus menerus, Twinkle tidak merasakan sakit. Ia pun kerap mengalami pusing luar biasa jika kepalanya mengeluarkan darah dalam jumlah banyak. Semua itu tentu sangat menakutkan baginya. Teman-teman pun menjauhinya karena merasa jijik dengan keadaannya.

Konsultant haematologist Dr. Drew Provan, di Barts Hospital London, mengatakan yang dialami Twinkle bukan akibat penyumbatan darah. Tetapi, sesuatu yang disebut von Willebrand factor yang membantu platelets menempel pada pembuluh darah sehingga aliran darah tersumbat. "She may have Type II von Willebrand disease and she should see a coagulation doctor for treatment”, ujar Dr. Drew.

Masih Misteri
Kini tiga tahun sudah berlalu semenjak Twinkle mengeluarkan darah di beberapa anggota tubuhnya. Namun, kasus Twinkle masih tetap menjadi misteri dunia kedokteran. Begitu pula dengan kasus Rashida dan Calvino.
Sama halnya dengan keluarga Calvino, banyak orang menuduh keluarga Twinke hanya mengada-ada setelah kasus ini mencuat. Tetapi, para dokter belum berhasil memecahkan misteri ini. Padahal mereka telah melalukan serangkaian tes dan prosedur kedokteran termasuk transfusi darah kepada Twinkle.
Sekelompok ahli medik yang dipimpin oleh Dr. George Buchanan, baru-baru ini melakukan perjalanan ke India Utara utnuk meneliti keadaan Twinkle. Namun sampai sejauh ini, beliau hanya bisa berkomentar ,“She really suffers from a condition we have never seen before”.
Dear KoKiers,
Tidak dapat dipungkiri, menyaksikan seseorang menangis dengan air mata darah tentu akan sangat mengejutkan sekaligus menakutkan. Tak hanya penderita, tetapi juga orang lain yang melihatnya. Walau mungkin saja hal ini disebabkan oleh kondisi kesehatan yang langka, kita tidak bisa begitu saja menyalahkan masyarakat yang menganggapnya berhubungan dengan hal-hal mistis.
Di dalam kehidupan yang fana ini, banyak muncul kejadian yang bisa dijelaskan baik secara logika maupun tidak. Semua itu tentu saja tidak terlepas dari pengetahuan Sang Pencipta. Bagi yang percaya dengan hal ini menyakini akan adanya Blessing in disguise, yang mungkin belum kita ketahui. Ada berkah tersembunyi dan ini tidak lepas dari rencana Tuhan.
Apapun cobaan yang menimpa manusia hanyalah ujian bagi keimanan, apakah kita bisa menerima keadaan dan bersabar ataukah berputus asa. Demikian juga apa yang terjadi pada Calvino, Rashida, dan Twinkle. Keadaan mereka hanya secuil misteri yang diberikan oleh Tuhan kepada umat manusia. Tinggal cara masing-masing individu dalam menyikapi fenomena aneh dan unik ini, bersabar dengan tetap tidak meninggalkan upaya untuk mencari pengobatan atau putus asa dan hanya pasrah.
Dan dari segi kedokteran, keadaan Calvino, Rashida, dan Twinkle merupakan tantangan bagi ahli medis untuk memecahkan misteri aneh ini. Jika memang hal ini terjadi karena adanya kelainan tubuh, tentu ada obatnya. Tuhan memberi penyakit, Dia tentu memberi obatnya. Walahu a'lam bisawab

sumber:dikutip.com
SELENGKAPNYA

Mister Kanjeng Ratu Kidul

Jumat, 26 November 2010 Kategori: ,
Siapakah sesungguhnya Kanjeng Ratu Kidul itu? Benarkah ada dalam kesungguhannya, ataukah hanya dikenal dalam dongeng saja?


Pertanyaan ini pantas timbul, karena Kanjeng Ratu Kidul termasuk makhluk halus. Hidupnya di alam limunan (gaib), dansukar untuk dibuktikan dengan nyata. Pada umumnya oarang mengenalnya hanya dari tutur kata dan dari semua cerita atau kata orang ini, orang itu, bila dikumpulkan akan menjadi seperti berikut:

Menurut cerita umum, Kanjeng Ratu Kidul pada mudanya bernama Dewi Retna Suwida, seorang putri dari Pajajaran, anak Prabu Mundhingsari, dari istrinya yang bernama Dewi Sarwedi, cucu Sang Hyang Saranadi, cicit Raja siluman di Sigaluh.

Sang putri melarikan diri dari keraton dan bertapa di gunung Kombang. Selama bertapa ini sering nampak kekuatan gaibnya, dapat berganti rupa dari wanita menjadi pria atau sebaliknya. Sang putri wadat (tidak bersuami) dan menjadi ratu diantara makhluk halus seluruh pulau jawa. Istananya didasar samudra indonesia. Tidaklah mengherankan, karena sang putri memang mempunyai darah keturunan dari makhluk halus.

Diceritakan selanjutnya, bahwa setelah menjadi raru sang putri lalu mendapat julukan Kanjeng Ratu Kidul Kencanasari. Ada juga sementara orang yang menyebut Nyai Lara Kidul (di keraton surakarta sebutan Nyai Lara Kidul adalah untuk patihnya, bukan untuk Kanjeng Ratu Kidul sendiri). Malahan ada juga yang menyebutnya Nyira Kidul. Dan yang menyimpang lagi adalah: Bok Lara Mas Ratu Kidul. Kata “Lara” berasal dari “Rara”, yang berarti perawan (tidak kawin).

Dikisahkan, bahwa Dewi Retna Suwida yang cantiknya tanpa tanding itu menderita sakit budhug (lepra). Utuk mengobatinya harus mandi dan merendam diri didalam suatu telaga, di pinggir samudra. Konon pada suatu hari, tatkala akan membersihkan muka sang putri melihat bayangan mukanya di permukaan air. Terkejut karena melihat mukanya yang sudah rusak, sang putri lalu terjun kelaut dan tidak kembali lagi ke daratan, dan hilanglah sifat kemanusiaannya serta menjadi makhluk halus.

Ceritaa lain lagi menyebutkan bahwa sementara orang ada yang menamakannya Kanjeng Ratu Angin-angin. Sepanjang penelitian yang pernah dilakukan dapat disimpulakan bahwa Kanjeng Ratu Kidul tidaklah hanya menjadi ratu makhluk halus saja melainkan juga menjadi pujaan penduduk daerah pesisir pantai selatan, mulai darah Jogjakarta sampai dengan Banyuwangi.

Camat desa Paga menerangkan bahwa daerah pesisirnya mempunyai adat bersesaji ke samudra selatan untuk Nyi Rara Kidul. Sesajinya diatur didalam rumah kecil yang khusus dibuat untuk keperluan tersebut (sanggar). Juga pesisir selatan Lumajang setiap tahun mengadakan korban kambing untuknya dan orang pun banyak sekali yang datang.

Mr Welter, seorang warga belanda yang dahulu menjadi Wakil ketua Raad van Indie, menerangkan bahwa tatkala ia masih menjadi kontrolir di Kepanjen, pernah melihat upacara sesaji tahunan di Ngliyep, salah satu pesisir pantai selatan, Jawa timur, yang khusus diadakan untuk Nyai rara kidul. Ditunjukkannya gambar sebuah rumah kecil dengan bilik di dalamnya berisi tempat peraduan dengan sesaji punjungan untuk Nyai Rara Kidul.

Seorang perwira ALRI yang sering mengadakan latihan didaerah ngliyep menerangkan bahwa di pulau kecil sebelah timur ngliyep memang masih terdapat sebuah rumah kecil, tetapi kosong saja sekarang. Apakah rumah ini terlukis gambar Tuan Welter, belumlah dapat dipastikan.

Pengalaman seorang kenalan dari Malang menyebutkan bahwa pada tajun 1955 pernah ada serombongan oran-orang yang nenepi (pergi ke tempat-tempat sepi dan keramat) dipulau karang kecil, sebelah timur Ngliyep.

Seorang diantara mereka adalah gurunya. Dengan cara tanpa busana mereka bersemadi disitu. Apa yang kemudian terjadi ialah, bahwa sang guru mendapat kemben, tanpa diketahui dari siapa asalnya. Yang dapat diceritakannya ialah bahwa ia merasa melihat sebuah rumah emas yang lampunya bersinar-sinar terang sekali.
Dipacitan ada kepercayaan larangan untuk memakai pakaian berwarna hijau gadung (hijau lembayung), yang erat hubungannya dengan Nyai Rara Kidul. Bila ini dilanggar orang akan mendapat bencana. Ini di buktikan denga terjadinya suatu malapetaka yang menimpa suami-istri bangsa belanda beserta dua orang anaknya. Mereka bukan saja tidak percaya pada larangan tersebut, bahkan mengejek dan mencemoohkannya. Pergilah mereka kepantai dengan berpakaian serba hijau. Terjadilah sesuatu yang mengejutkan, karena tiba-tiba ombak besar datang dan dan kembalinya kelaut sambil menyambar keempat orang belanda tersebut.


Artikel 2
Di suatu masa, hiduplah seorang putri cantik bernama Kadita. Karena kecantikannya, ia pun dipanggil Dewi Srengenge yang berarti matahari yang indah. Dewi Srengenge adalah anak dari Raja Munding Wangi. Meskipun sang raja mempunyai seorang putri yang cantik, ia selalu bersedih karena sebenarnya ia selalu berharap mempunyai anak laki-laki. Raja pun kemudian menikah dengan Dewi Mutiara, dan mendapatkan putra dari perkimpoian tersebut. Maka, bahagialah sang raja.

Dewi Mutiara ingin agar kelak putranya itu menjadi raja, dan ia pun berusaha agar keinginannya itu terwujud. Kemudian Dewi Mutiara datang menghadap raja, dan meminta agar sang raja menyuruh putrinya pergi dari istana. Sudah tentu raja menolak. “Sangat menggelikan. Saya tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada putriku”, kata Raja Munding Wangi. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara pun tersenyum dan berkata manis sampai raja tidak marah lagi kepadanya. Tapi walaupun demikian, dia tetap berniat mewujudkan keinginannya itu.

Pada pagi harinya, sebelum matahari terbit, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang dukun. Dia ingin sang dukun mengutuk Kadita, anak tirinya. “Aku ingin tubuhnya yang cantik penuh dengan kudis dan gatal-gatal. Bila engkau berhasil, maka aku akan memberikan suatu imbalan yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya.” Sang dukun menuruti perintah sang ratu. Pada malam harinya, tubuh Kadita telah dipenuhi dengan kudis dan gatal-gatal. Ketika dia terbangun, dia menyadari tubuhnya berbau busuk dan dipenuhi dengan bisul. Puteri yang cantik itu pun menangis dan tak tahu harus berbuat apa.

Ketika Raja mendengar kabar itu, beliau menjadi sangat sedih dan mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan penyakit putrinya. Beliau sadar bahwa penyakit putrinya itu tidak wajar, seseorang pasti telah mengutuk atau mengguna-gunainya. Masalah pun menjadi semakin rumit ketika Ratu Dewi Mutiara memaksanya untuk mengusir puterinya. “Puterimu akan mendatangkan kesialan bagi seluruh negeri,” kata Dewi Mutiara. Karena Raja tidak menginginkan puterinya menjadi gunjingan di seluruh negeri, akhirnya beliau terpaksa menyetujui usul Ratu Mutiara untuk mengirim putrinya ke luar dari negeri itu.

Puteri yang malang itu pun pergi sendirian, tanpa tahu kemana harus pergi. Dia hampir tidak dapat menangis lagi. Dia memang memiliki hati yang mulia. Dia tidak menyimpan dendam kepada ibu tirinya, malahan ia selalu meminta agar Tuhan mendampinginya dalam menanggung penderitaan..

Hampir tujuh hari dan tujuh malam dia berjalan sampai akhirnya tiba di Samudera Selatan. Dia memandang samudera itu. Airnya bersih dan jernih, tidak seperti samudera lainnya yang airnya biru atau hijau. Dia melompat ke dalam air dan berenang. Tiba-tiba, ketika air Samudera Selatan itu menyentuh kulitnya, mukjizat terjadi. Bisulnya lenyap dan tak ada tanda-tanda bahwa dia pernah kudisan atau gatal-gatal. Malahan, dia menjadi lebih cantik daripada sebelumnya. Bukan hanya itu, kini dia memiliki kuasa untuk memerintah seisi Samudera Selatan. Kini ia menjadi seorang peri yang disebut Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Samudera Selatan yang hidup selamanya.

Kanjeng Ratu Kidul = Ratna Suwinda
Tersebut dalam Babad Tanah Jawi (abad ke-19), seorang pangeran dari Kerajaan Pajajaran, Joko Suruh, bertemu dengan seorang pertapa yang memerintahkan agar dia menemukan Kerajaan Majapahit di Jawa Timur. Karena sang pertapa adalah seorang wanita muda yang cantik, Joko Suruh pun jatuh cinta kepadanya. Tapi sang pertapa yang ternyata merupakan bibi dari Joko Suruh, bernama Ratna Suwida, menolak cintanya. Ketika muda, Ratna Suwida mengasingkan diri untuk bertapa di sebuah bukit. Kemudian ia pergi ke pantai selatan Jawa dan menjadi penguasa spiritual di sana. Ia berkata kepada pangeran, jika keturunan pangeran menjadi penguasa di kerajaan yang terletak di dekat Gunung Merapi, ia akan menikahi seluruh penguasa secara bergantian.

Generasi selanjutnya, Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Ke-2, mengasingkan diri ke Pantai Selatan, untuk mengumpulkan seluruh energinya, dalam upaya mempersiapkan kampanye militer melawan kerajaan utara. Meditasinya menarik perhatian Kanjeng Ratu Kidul dan dia berjanji untuk membantunya. Selama tiga hari dan tiga malam dia mempelajari rahasia perang dan pemerintahan, dan intrik-intrik cinta di istana bawah airnya, hingga akhirnya muncul dari Laut Parangkusumo, kini Yogyakarta Selatan. Sejak saat itu, Ratu Kidul dilaporkan berhubungan erat dengan keturunan Senopati yang berkuasa, dan sesajian dipersembahkan untuknya di tempat ini setiap tahun melalui perwakilan istana Solo dan Yogyakarta.

Begitulah dua buah kisah atau legenda mengenai Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan. Versi pertama diambil dari buku Cerita Rakyat dari Yogyakarta dan versi yang kedua terdapat dalam Babad Tanah Jawi. Kedua cerita tersebut memang berbeda, tapi anda jangan bingung. Anda tidak perlu pusing memilih, mana dari keduanya yang paling benar. Cerita-cerita di atas hanyalah sebuah pengatar bagi tulisan selanjutnya.

Kanjeng Ratu Kidul dan Keraton Yogyakarta
Percayakah anda dengan cerita tentang Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari anda mungkin akan berkata TIDAK. Tapi coba tanyakan kepada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta. Mereka yakin dengan kebenaran cerita ini. Kebenaran akan cerita Kanjeng Ratu Kidul memang masih tetap menjadi polemik. Tapi terlepas dari polemik tersebut, ada sebuah fenomena yang nyata, bahwa mitos Ratu Kidul memang memiliki relevansi dengan eksistensi Keraton Yogyakarta. Hubungan antara Kanjeng Ratu Kidul dengan Keraton Yogyakarta paling tidak tercantum dalam Babad Tanah Jawi (cerita tentang kanjeng Ratu Kidul di atas, versi kedua). Hubungan seperti apa yang terjalin di antara keduanya?

Y. Argo Twikromo dalam bukunya berjudul Ratu Kidul menyebutkan bahwa masyarakat adalah sebuah komunitas tradisi yang mementingkan keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan hidup. Karena hidup ini tidak terlepas dari lingkungan alam sekitar, maka memfungsikan dan memaknai lingkungan alam sangat penting dilakukan.

Sebagai sebuah hubungan komunikasi timbal balik dengan lingkungan yang menurut masyarakat Jawa mempunyai kekuatan yang lebih kuat, masih menurut Twikromo, maka penggunaan simbol pun sering diaktualisasikan. Jika dihubungkan dengan makhluk halus, maka Javanisme mengenal penguasa makhluk halus seperti penguasa Gunung Merapi, penguasa Gunung Lawu, Kayangan nDelpin, dan Laut Selatan. Penguasa Laut Selatan inilah yang oleh orang Jawa disebut Kanjeng Ratu Kidul. Keempat penguasa tersebut mengitari Kesultanan Yogyakarta. Dan untuk mencapai keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan dalam masyarakat, maka raja harus mengadakan komunikasi dengan “makhluk-makhluk halus” tersebut.

Menurut Twikromo, bagi raja Jawa berkomunikasi dengan Ratu Kidul adalah sebagai salah satu kekuatan batin dalam mengelola negara. Sebagai kekuatan datan kasat mata (tak terlihat oleh mata), Kanjeng Ratu Kidul harus dimintai restu dalam kegiatan sehari-hari untuk mendapatkan keselamatan dan ketenteraman.

Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ini diaktualisasikan dengan baik. Pada kegiatan labuhan misalnya, sebuah upacara tradisional keraton yang dilaksanakan di tepi laut di selatan Yogyakarta, yang diadakan tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengkubuwono, menurut perhitungan tahun Saka (tahun Jawa). Upacara ini bertujuan untuk kesejahteraan sultan dan masyarakat Yogyakarta.

Kepercayaan terhadap Kanjeng Ratu Kidul juga diwujudkan lewat tari Bedaya Lambangsari dan Bedaya Semang yang diselenggarakan untuk menghormati serta memperingati Sang Ratu. Bukti lainnya adalah dengan didirikannya sebuah bangunan di Komplek Taman Sari (Istana di Bawah Air), sekitar 1 km sebelah barat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dinamakan Sumur Gumuling. Tempat ini diyakini sebagai tempat pertemuan sultan dengan Ratu Pantai Selatan, Kanjeng Ratu Kidul.

Penghayatan mitos Kanjeng Ratu Kidul tersebut tidak hanya diyakini dan dilaksanakan oleh pihak keraton saja, tapi juga oleh masyarakat pada umumnya di wilayah kesultanan. Salah satu buktinya adalah adanya kepercayaan bahwa jika orang hilang di Pantai Parangtritis, maka orang tersebut hilang karena “diambil” oleh sang Ratu.

Selain Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, mitos Kanjeng Ratu Kidul juga diyakini oleh saudara mereka, Keraton Surakarta Hadiningrat. Dalam Babad Tanah Jawi memang disebutkan bahwa Kanjeng Ratu Kidul pernah berjanji kepada Panembahan Senopati, penguasa pertama Kerajaan Mataram, untuk menjaga Kerajaan Mataram, para sultan, keluarga kerajaan, dan masyarakat dari malapetaka. Dan karena kedua keraton (Yogyakarta dan Surakarta) memiliki leluhur yang sama (Kerajaan Mataram), maka seperti halnya Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta juga melaksanakan berbagai bentuk penghayatan mereka kepada Kanjeng Ratu Kidul. Salah satunya adalah pementasan tari yang paling sakral di keraton, Bedoyo Ketawang, yang diselenggarakan setahun sekali pada saat peringatan hari penobatan para raja. Sembilan orang penari yang mengenakan pakaian tradisional pengantin Jawa mengundang Ratu Kidul untuk datang dan menikahi susuhunan, dan kabarnya sang Ratu kemudian secara gaib muncul dalam wujud penari kesepuluh yang nampak berkilauan.

Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ternyata juga meluas sampai ke daerah Jawa Barat. Anda pasti pernah mendengar, bahwa ada sebuah kamar khusus (nomor 308) di lantai atas Samudera Beach Hotel, Pelabuhan Ratu, yang disajikan khusus untuk Ratu Kidul. Siapapun yang ingin bertemu dengan sang Ratu, bisa masuk ke ruangan ini, tapi harus melalui seorang perantara yang menyajikan persembahan buat sang Ratu. Pengkhususan kamar ini adalah salah satu simbol ‘gaib’ yang dipakai oleh mantan presiden Soekarno.

Sampai sekarang, di masa yang sangat modern ini, legenda Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan, adalah legenda yang paling spektakuler. Bahkan ketika anda membaca kisah ini, banyak orang dari Indonesia atau negara lain mengakui bahwa mereka telah bertemu ratu peri yang cantik mengenakan pakaian tradisional Jawa. Salah satu orang yang dikabarkan juga pernah menyaksikan secara langsung wujud sang Ratu adalah sang maestro pelukis Indonesia, (almarhum) Affandi. Pengalamannya itu kemudian ia tuangkan dalam sebuah lukisan.

http://misteridunia.wordpress.com/2008/10/22/kanjeng-ratu-kidul-2/
SELENGKAPNYA
 
Peristiwa Aneh © 2010 | Designed by My Blogger Themes | Blogger Template by Blog Zone